• Selamat Datang Di Website Bappeda Kab.Paser

images

FORUM DISKUSI KELITBANGAN DAERAH GUNA MENUJU PEMBENAHAN KEBIJAKAN PENGUATAN EKOSISTEM INOVASI DAERAH

Denpasar - Bali, Dengan Mengusung Tema “Menuju Pembenahan Kebijakan Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah” , Forum Diskusi Kelitbangan Daerah yang dilaksanakan di Grand Ballroom Aston Hotel & Convention Center Denpasar Bali pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019 dihadiri oleh insan Litbang dari Provinsi, Kota dan Kabupaten seluruh Indonesia yang telah ikut serta pula dalam melaksanakan pemetaan Indeks Daya Saing Daerah.

 

 

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Badan Litbang BPP Kemendagri, Bapak Drs. Dodi Riyadmaji, MM. Pada dasarnya Inovasi Daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan sasaran guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui: peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing Daerah.

 

 

Berdasarkan dari data Indeks Inovasi Daerah Tahun 2018 Pemda dengan kategori “inovatif” dan “sangat inovatif” didominasi oleh Pemda yang berada di Pulau Jawa-Bali sebanyak 51 Pemda (51%), dan di Pulau Sumatera sebanyak 32 Pemda (32%). Jenis penerapan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagian besar adalah inovasi bidang pelayanan publik. Kemudian dari update data terakhir diketahui bahwa terdapat penambahan daerah yang melakukan input data, dari semula 212 Pemda pada tahun 2018 menjadi 352 Pemda pada tahun 2019 serta terdapat penambahan sekitar 4.301 inovasi, dari semula 3.718 pada tahun 2018 menjadi 8.019 inovasi pada tahun 2019.

Selain itu pemaparan terkait Undang Undang nomor 11 tahun 2019 tentang SINAS IPTEK menjabarkan bahwa Pemerintah Daerah bertanggung jawab mendorong pemajuan Iptek, terutama terkait penguatan keunggulan dan kearifan lokal. Selain itu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan Invensi dan Inovasi. Indeks Daya Saing Daerah harus dimanfaatkan sebagai indikator dalam memetakan posisi kesenjangan daya saing antar daerah,  yang tergambar dalam 4 aspek, 12 Pilar, 23 dimensi, dan 78 indikator.

 

 

Melalui pemetaan indeks daya saing daerah diharapkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah akan tepat sasaran. Indeks saing juga memiliki peran penting dalam menetapkan program dalam rangka pengembangan produk unggulan di daerah melalui inovasi. Sehingga perguruan tinggi diharapkan lebih berperan dalam mengawal, mendampingi, dan mengembangkan pelaksanaan pengembangan inovasi dan daya saing daerah, termasuk dalam implementasi peraturan perundangan.

 

 

 

_Admin Litbang_



Dipost Oleh Eni Emiliani

Ini adalah admin bidang Litbang

Tinggalkan Komentar