• Selamat Datang Di Website Bappeda Kab.Paser
  • Gunung Embun Desa Luan

images

Seminar tentang Sistem Pertahanan Semesta 06 Maret 2018

Pada tanggal 6 Maret 2018 hari Selasa Diselenggarakan kegiatan "Seminar Tentang Sistem Pertahanan Semesta" bertempat di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara jam 08.30 wita s/d selesai. Pada acara tersebut dihadiri Seluruh Kesbangpol yang ada di Kalimantan Timur.Sedang untuk Kabupaten Paser di hadiri juga oleh Kepala Bappeda Kabupaten Paser Bapak Putu Sudiarta.

Sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Maka dengan demikian Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Provinsi Kaltim menggelar Seminar Sistem Pertahanan Semesta bekerjasama dengan Kesbangpol Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) berlangsung di Pendopo Bupati Kukar, Selasa (6/3).

Sekda Kabupaten Kukar Edi Damansyah melalui H Marli saat membuka kegiatan ini dalam sambutannya mengatakan, pertahanan negara bukan tugas satu institusi saja melainkan pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat wajib terlibat aktif dalam keamanan negara sesuai peranannya masing-masing dengan mendukung kebijakan pertahanan negara. Pertahanan negara merupakan proses berkelanjutan tanpa henti.

“Perjuangan pahlawan yang telah mendahului kita harus kita lanjutkan dengan tindakan nyata dalam implementasi program pertahanan negara dalam program pembangunan daerah” ujarnya. Ia juga berharap peserta yang hadir dapat menjadi ujung tombak pelaku pembangunan negara

Kepala PKP Kaltim Brigjen TNI Rukman Ahmad dalam sambutannya juga selaku narasumber mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di 34 provinsi pada triwulan I. “Pada hari yang sama, hari ini juga diselenggarakan seminar yang sama di Sumatera Barat,” ujarnya.

 

4567

Dalam paparannya yang berjudul Menyiapkan Sistem Pertahanan Semesta di Daerah Dalam Mendukung Pertahanan Negara yang Tangguh, Rukman menjelaskan konsep strategi pertahanan semesta meliputi tiga komponen. Pertama wilayah, sinkronnya penataan wilayah “terpadunya RTRW prrovinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim dengan RUTR wilayah pertahanan”. Kedua, warga negara yang merupakan sumber daya manusia yang yangguh terdiri dari TNI professional dan komponen cadangan (rakyat yang terbina dan tarlatih yang memiliki kerelaan berkorban untuk negaranya). Ketiga, penduduk, sumber daya nasional dan sarana prasarana bagi kepentingan pertahanan (Kemhan sosialisasikan RUU PSDN untuk kepentingan pertahanan).

Pertahanan negara merupakan fungsi pemerintah, dalam meyiapkan dan membangun pertahanan negara secara sinergi dengan semua pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah.

Upaya mewujudkan pertahanan negara yang tangguh dalam mendukung sistem pertahanan negara bersifat semesta. Pemerintah merumuskan kebijakan strategis melalui pengelolaan dan penataan sumber daya nasional untuk kepentingan pertahanan negara.

“Pengelolaan wilayah dilakukan melalui penataan ruang nasional secara terencana dan terpadu serta sinergitas tata ruang wilayah pertahanan dengan sistem ruang nasional sangat tepat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pusdatin Bappeda Kaltim Charmarijaty, dalam paparannya berjudul Peran Pemda Provinsi Kaltim dalam Menyiapkan Pertahanan Semesta di Daerah, menjelaskan bahwa kebijakan dan strategi RTRWP Kaltim telah disinkronkan dengan agenda prioritas pembangunan nasional (Nawacita), RTRW Nasional, RTR Pulau Kalimantan dan RTR Perbatasan Kalimantan serta kebijakan sektor. RTRWP Kaltim telah mengharmonisasi kebutuhan ruang bagi pemanfaatan sumber daya alam secara bijak untuk mendukung ekonomi berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata yang diwujudkan dalam pusat-pusat pertumbuhan baru.

“Kaltim akan memiliki Pusat pertumbuhan baru yang bernilai strategis sebagai sumber pernggerak ekonomi sehingga pertahanan dan keamanan sangat dibutuhkan untuk kondusivitas perwujudan pembangunan pada pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujarnya.

Seminar ini diikuti sedikitnya 100 peserta terdiri dari Bappeda, Kesbangpol, Dinas PU kabupaten/kota se-Kaltim, mahasiswa, tokoh masyarakat, akademisi, dan masyarakat umum. 


TAG

Dipost Oleh Admin Bappeda

Janganlah mengeluh untuk tangan yang belum bisa menggapai bintang dilangit, tapi Bersyukurlah untuk kaki yang masih dapat menginjak bumi...

Tinggalkan Komentar